Member Login
Username
Password
Registrasi
PROMOSI
Klik disini untuk ke Promosi
Blog
FOTO GALLERI
Klik disini untuk ke Foto Galery
SEARCH
Masalah Air, Produk, Layanan
 
HOME
 
PRODUK
WARALABA
KATALOG
CARA PEMBELIAN
F.A.Q.
BUKU PEDOMAN
BLOG
 
Konsultasi dengan kami
 
 
Simple Invisible Counter
 
 
    Sikap masabodo bukan milik orang-orang yang hidup penuh kemewahan,
    Penyebabnya adalah tidak berada pada bidang keahliannya.
LUNYU
TEMPERATUR AIR
 
Suhu air di dalam sumur bersifat konstan. Di sumur dengan kedalaman 30 sampai 60 kaki, suhu air
berkisar antara 16o lebih tinggi dari suhu dalam tanah. Suhu air semakin turun sekitar 17o setiap
penurunan kedalaman 20 meter. Secara umum, sumur dalam tetap turun melalui beberapa lapisan
untuk mencapai saluran utama. Sumur dangkal secara kontras menembus tingkatan ke titik dimana
mereka berada di bawah lapisan air. Dalam aturan kedalaman, sumur dalam diklasifikasikan bila
memiliki kedalaman di bawah 8 meter, dan yang berada di atas ini dianggap sebagai sumur dangkal.

Pada kenyataannya, sumur dalam bervariasi antara 30 meter s/d 900 meter. Yang paling sering
ditemukan adalah antara 30 s/d 300 meter. Sumber air dalam biasanya menunjukkan perubahan
komposisi dalam kurun waktu tertentu. Sebuah penelitian di Florida dalam kurun waktu 24 tahun,
kepadatan turun dari 342 ppm ke 304 ppm. Alkalinity turun dari 168 ke 148 ppm.
Mata air menyediakan sumber air tanah yang lain. Air dari mata air terkenal jernih, segar, dan sangat
murni. Walaupun fakta ini terjadi di banyak mata air, setelah hujan besar mata air tersebut menunjukkan
kekeruhan. Air mata air juga mengandung lebih banyak jumlah material tidak larut dan cenderung lebih
padat.

Dalam penilaian layak minum, tidak ada mata air yang layak untuk diminum langsung kecuali setelah
melewati beberapa pemeriksaan bakteri. Air tanah lainnya juga mengandung pencemaran dari
tambang, dan air limbah. Dalam beberapa kasus, air dari tambang tidak terlihat berbeda dari air tanah
lainnya. Walaupun begitu, air itu memiliki kandungan asam sulfat dan kandungan besi yang sangat
tinggi. Sebagai hasilnya, air tersebut akan menjadi korosif.

Air berminyak atau air yang berasal dari tambang minyak berasal dari air zaman dahulu yang tersimpan
di bawah batu. “Air fosil” ini, biasanya disebut memiliki salinitas tinggi. Pada tempat pengoperasian
ladang minyak, air dianggap sebagai pengganggu dan menyebabkan pembuangan serius saat
dipompa ke lapisan. Saat air tanah memiliki beberapa keuntungan, air tersebut juga memiliki beberapa
masalah. Kerugian yang penting adalah:

  1. Adanya campuran kepadatan mineral dalam jumlah besar, jika dibandingkan dengan yang ada
    di air permukaan. Bahakn dengan konsekuensi dari daerah yang sama.
  2. Besi dan mangan.
  3. Hidrogen sulfat kadang-kadang ada.
  4. Biaya untuk memompa air sumur lebih mahal dibanding memompa air permukaan.
  5. Kandungan mineral pada beberapa sumur bisa berbeda jauh walaupun berada di daerah yang
    berdekatan.
  6. Penyalurannya tidak menentu.
  7. Mengandung nitrat atau kontaminasi detergen.

Adanya kandungan nitrat dan detergen dalam air tanah mengindikasikan adanya polusi dari limbah.