Sikap masabodo bukan milik orang-orang yang hidup penuh kemewahan, Penyebabnya adalah tidak berada pada bidang keahliannya.
LUNYU
OKSIGEN DALAM AIR
Hujan yang turun dari atmosfir menyerap oksigen. Larutan oksigen ini tidak sama dengan molekul oksigen yang terdapat dalam air. Oksigen juga dapat larut kedalam air melalui aerasi dan permukaan danau / sungai.
Seberapa banyak oksigen yang terlarut kedalam air sangat tergantung pada : Tekanan yang terdapat pada air. Semakin besar tekanan gas oksigen terhadap permukaan air, semakin besar oksigen dapat larut kedalam air. Ahli kimia dari inggris (Henry's Law) melakukan penelitian terhadap kemampuan air menyerap oksigen dapat dijelaskan sebagai berikut :
Oksigen yang dapat larut kedalam air berbanding lurus dengan tekanan gas oksigen terhadap air Artinya apabila pada tekanan 1 atmosfir air tersebut dapat menyerap 8 ppm oksigen, maka pada tekanan 2 atmosfir air yang sama dapat menyerap 16 ppm oksigen.
Suhu air. Semakin dingin suhu air, semakin besar oksigen dapat larut kedalam air.
Jumlah mineral yang terdapat dalam air turut menentukan jumlah oksigen yang dapat larut kedalam air. Semakin besar jumlah mineral dalam air, semakin kecil oksigen dapat larut kedalam air. Disini berarti air dengan TDS yang semakin rendah mimiliki kemampuan melarutkan oksigen semakin besar. Air hasil distilasi tentu saja memiki kemampuan menyerap oksigen terbesar, selanjutnya air murni yang dihasilkan mesin penapis Reverse Osmosis juga dapat menyerap oksigen dalam jumlah yang hampir sama dengan air distilasi.
Oksigen memberikan rasa segar pada air yang kita minum. Jika kita hendak meminum air dengan kadar oksigen yang lebih tinggi, kita dapat memasukan air kedalam sebagian botol dan mengocoknya, dengan demikian air kadar oksigen dalam air akan bertambah dan saat kita meminumnya akan terasa lebih segar